Mayat atau jenazah. Adalah sebuah status yang akan disandang oleh semua orang, tak peduli ia seorang kakek-kakek atau pemuda perkasa, tak peduli ia seorang mentri atau pemulung yang mengumpulkan nasi sisa. Hari ini, seorang jenazah laki-laki tua dishalatkan di masjid dekat kontrakan kami. Orang ini telah kehilangan kesempatan berbuat baik, saatnya ia menerima akibat berbuat baiknya dulu.
Keluarganya sudah stand-by di lokasi masjid sebelum waktu shalat dzuhur masuk, adzan berkumandang, dan adzan ini tak lagi menjadi panggilan wajib bagi si mayat. Seandainya ia bisa, tentu ia akan mengikuti shalat berjamaah bersama untuk menambah pahala, tapi apalah daya sekarang, tak ada lagi kuasa.
Selesai shalat dzuhur, langsung dengan komando pengurus masjid keranda mayat dipindahkan ke bagian tengah, shalat jenazah segera digelar. Tapi, saat pengurus menyampaikan kepada keluarga bahwa yang terbaik untuk mengimami shalat jenazah adalah anak laki-laki si jenazah sendiri, tak ada yang menjawab, tak ada tanggapan, bahkan pihak keluarga hanya menunduk atau berpura-pura tidak mendengar apa yang disampaikan pengurus itu. Bayangkan apa perasaan si mayit saat itu! Bayangkan jika kita dalam posisi si mayit itu! Disaat kita membutuhkan pertolongan terakhir, tak ada yang datang memberikan pertolongan, saat bantuan penting kita harapkan dari anak kita, mereka hanya menekurkan kepalanya!
Inilah sebuah kegagalan, kegagalan si mayit dalam mendidik anaknya. Entah apa yang akan bisa diperbuat oleh si anak terhadap almarhum ayahnya jika kondisi anaknya seperti itu.
Ketika keluar dari masjid itu saya berbincang dengan sekelompok anak SD yang juga menyaksikan pelaksanaan shalat jenazah itu, mereka membicarakan apa yang mereka lihat, komentar seenaknya dan ocehan murahan ala anak SD. Saya bertanya “udah bisa shalat jenazah dek?” mereka bergumam belum… “tau gak, seharusnya yang menyalatkan jenazah tadi itu adalah anaknya, anak laki-lakinya, tapi jenazah tadi tidak… mungkin anaknya tidak bisa, kalian sudah bisa shalat jenazah?”
Mereka merespon dengan respon yang tidak nyambung, “nanti, kalau ayah kita meninggal jangan sampai kayak jenazah ini, ayah kita meninggal kita malah hanya menunduk tidak bisa mengimaminya..”
Mereka terdiam, senyap. “Belajar ya dek ya..”
Secuil peristiwa nyata yang harus kita renungi. Apakah kita mengharapkan kondisi seperti ini terjadi ada keluarga kita? Apakah kita tega nanti saat ayah kita dipanggil-Nya kita hanya terdiam tiada daya? Mengimami shalat jenazah adalah persembahan terakhir dan kado terindah buat ayah ibu kita nanti. Lalu, bagaimana pula dengan saat kita sendiri yang nanti menjadi jenazahnya? Apakah kita mampu menyiapkan generasi yang mampu mengimami shalat jenazah untuk kita nanti?
Maka orang yang cerdas tentu akan mempersiapkan kondisi itu sejak sekarang. Mempersholeh diri adalah langkah yang bisa kita ambil segera, sebelum orang lain yang mengambil kesempatan ini. Orang yang cerdas juga akan menempuh cara apapun yang membuat saat ia dishalatkan, orang antri untuk menshalatkan kita, sehingga masjid tidak lagi cukup menampung jama’ah, masyarakat berdesakan untuk mengantarkan jenazah kita ke pemakaman, bahkan berduyun datang memenuhi jalanan orang-orang yang tidak saling kenal, pergi menghadiri penguburan kita, bayangkan masyarakat sekitar berkomentar “kami melihat orang-orang yang sama sekali tidak kami kenal bergerombol datang tak henti kepemakaman beliau”
Tidakkah kita mengimpikan kondisi seperti ini?
Satu hal lagi, untuk mempersiapkan anak-anak yang mampu mempersembahkan kado terindah untuk jenzah kita saat kita sebagai bapaknya wafat, orang yang cerdas juga akan memilih calon ibu untuk anak-anaknya yang nanti akan mendukung terwujudnya kondisi ini. Tentu bukan wanita yang suka mengumbar aurat mereka, wanita yang punya riwayat pacaran yang panjang, wanita yang gonta-ganti pasangan sebelum dengan suami sah nya, wanita yang sedikitpun tidak menjaga marwah seorang perempuan dengan bercampur baur saja dengan laki-laki lain. Wanita seperti itu belum bisa dikatakan sebagai calon ibu sebenarnya, baru sebatas calon istri, pemuda cerdas tidak sekedar mencari calon istri, tapi calon ibu.
Itulah sobat, terkadang kita terlalu menganggap remeh shalat jenazah yang mungkin secara sekilas sering kita temui, terlalu merasa sibuk dengan dunia sehingga melupakan hari dimana kita dipakaikan kain kafan, atau terlalu lemah dihadapan hawa nafsu yang mendorong kita untuk bermaksiat. Orang yang cerdas terlalu ceroboh jika melewatkan saja pesan ini, tanpa bergerak nyata, mulai bekerja, memastikan segala sesuatunnya berjalan dengan scenario yang kita citakan.
Senin, 18 Maret 2013
PENGORBANAN ISTERI YANG SERING TIDAK DISADARI SUAMI
Wanita adalah karunia terindah yang ada dan penting di dunia, tapi banyak perjuangan dan pengorbanan wanita tidak di ketahui pria.
1. Ketika suami menikah lagi dan perempuan berusaha menerima (karena alasan ekonomi atau agama atau alasan apapun), ia akan duduk sendiri di setiap malam dalam gelap kamar saat suaminya tengah mendekap mesra seorangperempuan lain di ranjang lain. Ia akan (mungkin) menangis karena terluka, tapi demi anak-anak ia akan berusaha menerimanya dengan sabar.
2. Sebagai isteri ia siap mengorbankan impian-impiannya demi mengurus suami (yang kadang bersifat kekanak-kanakan dan minta diurus) dan anak-anak yang bandel.
3. Ketika suami mencela masakannya, ia akan bersusah payah belajar masak dari siapapun untuk bisa menghidangkan makanan dengan rasa terbaik pada suami dan anak-anaknya.
4. Ia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jam kerjanya tak berbatas. Ia bangun ketika siapapun di rumah belum bangun, mulai bekerja, memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, lalu mengurus suami sebelum pergi kerja, mengurus anak-anak berangkat sekolah, ketika pakaian kering di jemuran ia akan mengangkatnya dan menyetrika dengan rapi.
5. Kemudian setelah begitu capek mengurus rumah tangga, malam giliran memenuhi ini itu suaminya. Mulianya seorang isteri adalah: tukang masak, tukang cuci, cleaning service, babu dan wanita penghibur digabung jadi satu.
6. Ketika suaminya menginginkan punya anak 4,5,6 atau 9 orang, ia sebagai isteri harus siap menderita mengandung anak dan bertarung nyawa melahirkannya. Suami kadang tidak terlalu paham penderitaan macam begini karena mereka tidak mengalaminya
7. Meski laki-laki tak paham benar, tapi Allah Maha Mengerti, karena itulah ia memberi reward pada pengorbanan perempuan. Bagi yang meninggal karena melahirkan anak, Tuhan langsung memberinya surga. Bagi isteri yang setia bekerja mengurus rumah tangganya, dengan sabar dan ikhlas, maka silahkanlah ia masuk surga dari pintu mana saja ia suka.
Mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga. Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”. (HR. Muslim).
Semoga Bermanfaat
1. Ketika suami menikah lagi dan perempuan berusaha menerima (karena alasan ekonomi atau agama atau alasan apapun), ia akan duduk sendiri di setiap malam dalam gelap kamar saat suaminya tengah mendekap mesra seorangperempuan lain di ranjang lain. Ia akan (mungkin) menangis karena terluka, tapi demi anak-anak ia akan berusaha menerimanya dengan sabar.
2. Sebagai isteri ia siap mengorbankan impian-impiannya demi mengurus suami (yang kadang bersifat kekanak-kanakan dan minta diurus) dan anak-anak yang bandel.
3. Ketika suami mencela masakannya, ia akan bersusah payah belajar masak dari siapapun untuk bisa menghidangkan makanan dengan rasa terbaik pada suami dan anak-anaknya.
4. Ia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jam kerjanya tak berbatas. Ia bangun ketika siapapun di rumah belum bangun, mulai bekerja, memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, lalu mengurus suami sebelum pergi kerja, mengurus anak-anak berangkat sekolah, ketika pakaian kering di jemuran ia akan mengangkatnya dan menyetrika dengan rapi.
5. Kemudian setelah begitu capek mengurus rumah tangga, malam giliran memenuhi ini itu suaminya. Mulianya seorang isteri adalah: tukang masak, tukang cuci, cleaning service, babu dan wanita penghibur digabung jadi satu.
6. Ketika suaminya menginginkan punya anak 4,5,6 atau 9 orang, ia sebagai isteri harus siap menderita mengandung anak dan bertarung nyawa melahirkannya. Suami kadang tidak terlalu paham penderitaan macam begini karena mereka tidak mengalaminya
7. Meski laki-laki tak paham benar, tapi Allah Maha Mengerti, karena itulah ia memberi reward pada pengorbanan perempuan. Bagi yang meninggal karena melahirkan anak, Tuhan langsung memberinya surga. Bagi isteri yang setia bekerja mengurus rumah tangganya, dengan sabar dan ikhlas, maka silahkanlah ia masuk surga dari pintu mana saja ia suka.
Mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga. Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”. (HR. Muslim).
Semoga Bermanfaat
guys :)
Dear Guys end Ladies...
Wanita selalu berhasil menyembunyikan kekecewaan
dgn terbiasa tersenyum dalam tangisnya..
Dan terkadang wanita itu orang terhebat dalam
hal memaafkan pria. Sesakit apapun itu
YANG TERPENTING DALAM HUBUNGAN :
"Saling menerima dan saling memaafkan.
Mungkin hanya itu yg menjadi akar dari
sebuah hubungan" iya apa iya..??
KALO SALING EGO MAKA :
"Masalah gak akan selesai jika semua
pihak terus ingin menjadi yg benar" Iya apa iya..??
KEBIASAAN WANITA :
"Terkadang sifat wanita itu sendiri yg menjadi sumber kekecewaan pada dirinya sendiri" Iya apa iya..??
Dear guys.. Ane beritau ya :
"Jangan sok tau dgn kehidupan cewek. Nangisnya dia belom tentu karna kepergianmu. Kali ajha dia terharu saking senengnya ditinggal kamu" iya apa iya..??
FAKTANYA :
Kebanyakan cewek nangis pas diputusin,
disitulah kebanggaan seorang cowok.
PESAN MORAL :
"sakit hati kan gaK harus di expresikan dgn menangis semalam bahkan tahunan. Cobalah ntuk tegar" Oke.. ladies..
Wanita selalu berhasil menyembunyikan kekecewaan
dgn terbiasa tersenyum dalam tangisnya..
Dan terkadang wanita itu orang terhebat dalam
hal memaafkan pria. Sesakit apapun itu
YANG TERPENTING DALAM HUBUNGAN :
"Saling menerima dan saling memaafkan.
Mungkin hanya itu yg menjadi akar dari
sebuah hubungan" iya apa iya..??
KALO SALING EGO MAKA :
"Masalah gak akan selesai jika semua
pihak terus ingin menjadi yg benar" Iya apa iya..??
KEBIASAAN WANITA :
"Terkadang sifat wanita itu sendiri yg menjadi sumber kekecewaan pada dirinya sendiri" Iya apa iya..??
Dear guys.. Ane beritau ya :
"Jangan sok tau dgn kehidupan cewek. Nangisnya dia belom tentu karna kepergianmu. Kali ajha dia terharu saking senengnya ditinggal kamu" iya apa iya..??
FAKTANYA :
Kebanyakan cewek nangis pas diputusin,
disitulah kebanggaan seorang cowok.
PESAN MORAL :
"sakit hati kan gaK harus di expresikan dgn menangis semalam bahkan tahunan. Cobalah ntuk tegar" Oke.. ladies..
Minggu, 10 Maret 2013
derita...
sakit ini...
sudah hampir 7 tahun aku menderitanya...
sakit yang entah apa obatnya...
berbagai cara telah dilakukan untuk menyembuhkan, namun tak ada yang bisa.
hingga kini aku hanya bisa menahan sakit ini.
sakit selalu menyerang jika kambuh.
siapakah yang akan peduli kepadaku?
orang tua?
saudara?
ataukah "dia"
orangtua ku hanya tau kalau aku sakit dan uang yang selalu mereka berikan tanpa tau bagaimana keadaanku.
saudara? mereka hanya tau aku sakit namun tak ada pedulinya.
diaaa???
dia pun mati rasa terhadap keadaan ku.
mana pernah dia peduli terhadap ku...
huuuuffzzz...
seandainya...
berbagai seandainya...
hembusan nafasku yang begitu berat seakan menginginkan berhentinya nafas ini.
hingga kapan aku akan berada di saat seperti ini????
hingga denyut nadiku berhenti.
hingga nafasku sudah tak berhembus...
sudah hampir 7 tahun aku menderitanya...
sakit yang entah apa obatnya...
berbagai cara telah dilakukan untuk menyembuhkan, namun tak ada yang bisa.
hingga kini aku hanya bisa menahan sakit ini.
sakit selalu menyerang jika kambuh.
siapakah yang akan peduli kepadaku?
orang tua?
saudara?
ataukah "dia"
orangtua ku hanya tau kalau aku sakit dan uang yang selalu mereka berikan tanpa tau bagaimana keadaanku.
saudara? mereka hanya tau aku sakit namun tak ada pedulinya.
diaaa???
dia pun mati rasa terhadap keadaan ku.
mana pernah dia peduli terhadap ku...
huuuuffzzz...
seandainya...
berbagai seandainya...
hembusan nafasku yang begitu berat seakan menginginkan berhentinya nafas ini.
hingga kapan aku akan berada di saat seperti ini????
hingga denyut nadiku berhenti.
hingga nafasku sudah tak berhembus...
Sabtu, 09 Maret 2013
:: Donat Enak Isi Selai ::
Donat tidak harus berlubang di tengahnya. Ada variasi donat isi selai atau cokelat yang bisa Sista coba dan tidak kalah enak.
Bahan:
500 gram tepung terigu protein sedang
1 butir telur
5 sdm gula pasir
1 sdm ragi instant
2 sdm margarin
100 gram selai sesuai kesukaan
50 ml air
Gula halus secukupnya untuk taburan
Cara Membuat:
* Campur tepung terigu dan ragi instant hingga rata.
* Tambahkan gula pasir, telur, margarin dan air, aduk semua hingga rata.
* Uleni adonan hingga kalis dan tidak menempel di tangan.
* Tutup adonan dengan serbet bersih dan diamkan selama 1 jam. Tunggu hingga adonan mengembang dua kali ukuran semula.
* Jika sudah mengembang, kempeskan adonan dengan cara menekannya dengan genggaman tangan.
* Ambil adonan kurang lebih 10 gram, bentuk bulat lalu pipihkan. Isi dengan selai, kemudian bulatkan kembali. Lakukan hingga adonan habis.
* Diamkan adonan selama 15 hingga 20 menit.
* Goreng donat dalam minyak memakai api sedang. Tunggu hingga donat berwarna kuning kecokelatan, angkat, tiriskan.
*Tata donat yang sudah dingin di atas piring saji, beri taburan gula halus dengan bantuan ayakan tepung.
* Donat Isi Selai siap dihidangkan.
Tambahan:
Sista bisa mengganti selai dengan meises cokelat.
Bahan:
500 gram tepung terigu protein sedang
1 butir telur
5 sdm gula pasir
1 sdm ragi instant
2 sdm margarin
100 gram selai sesuai kesukaan
50 ml air
Gula halus secukupnya untuk taburan
Cara Membuat:
* Campur tepung terigu dan ragi instant hingga rata.
* Tambahkan gula pasir, telur, margarin dan air, aduk semua hingga rata.
* Uleni adonan hingga kalis dan tidak menempel di tangan.
* Tutup adonan dengan serbet bersih dan diamkan selama 1 jam. Tunggu hingga adonan mengembang dua kali ukuran semula.
* Jika sudah mengembang, kempeskan adonan dengan cara menekannya dengan genggaman tangan.
* Ambil adonan kurang lebih 10 gram, bentuk bulat lalu pipihkan. Isi dengan selai, kemudian bulatkan kembali. Lakukan hingga adonan habis.
* Diamkan adonan selama 15 hingga 20 menit.
* Goreng donat dalam minyak memakai api sedang. Tunggu hingga donat berwarna kuning kecokelatan, angkat, tiriskan.
*Tata donat yang sudah dingin di atas piring saji, beri taburan gula halus dengan bantuan ayakan tepung.
* Donat Isi Selai siap dihidangkan.
Tambahan:
Sista bisa mengganti selai dengan meises cokelat.
♥ Martabak Telur Sederhana ♥
Martabak Telur bisa Anda buat sendiri di rumah. Bahan-bahannya mudah didapat dan
rasanya lezat. Selamat mencoba, akan lebih enak disajikan dengan acar dan cabai rawit.
Bahan:
10 lembar kulit martabak siap pakai
200 gram daging sapi cincang
4 butir telur, kocok lepas
2 batang daun bawang, iris halus
1 siung bawang bombay, iris tipis
1 siung bawang putih, haluskan
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Pelengkap:
Acar timun
Cabai rawit
Cara Membuat:
Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
Tambahkan daging cincang, aduk-aduk hingga berubah warna.
Beri sedikit merica dan garam, aduk hingga rata dan daging matang. Angkat.
Tuangkan daging dan daun bawang pada telur yang sudah dikocok.
Beri garam dan merica secukupnya, aduk rata.
Letakkan 1 lembar kulit martabak di atas alas, tuang dengan adonan isi secukupnya.
Lipat kulit martabak. Lakukan hingga adonan habis.
Goreng martabak dengan api sedang hingga kuning kecokelatan, angkat, tiriskan.
Sajikan martabak dengan acar dan cabai rawit.
rasanya lezat. Selamat mencoba, akan lebih enak disajikan dengan acar dan cabai rawit.
Bahan:
10 lembar kulit martabak siap pakai
200 gram daging sapi cincang
4 butir telur, kocok lepas
2 batang daun bawang, iris halus
1 siung bawang bombay, iris tipis
1 siung bawang putih, haluskan
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Pelengkap:
Acar timun
Cabai rawit
Cara Membuat:
Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
Tambahkan daging cincang, aduk-aduk hingga berubah warna.
Beri sedikit merica dan garam, aduk hingga rata dan daging matang. Angkat.
Tuangkan daging dan daun bawang pada telur yang sudah dikocok.
Beri garam dan merica secukupnya, aduk rata.
Letakkan 1 lembar kulit martabak di atas alas, tuang dengan adonan isi secukupnya.
Lipat kulit martabak. Lakukan hingga adonan habis.
Goreng martabak dengan api sedang hingga kuning kecokelatan, angkat, tiriskan.
Sajikan martabak dengan acar dan cabai rawit.
Selasa, 05 Maret 2013
pensil ???
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
"Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?"
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
"Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai".
"Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar si nenek lagi.
Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya
kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari
pensil yang nenek pakai.
"Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu
Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini."
"Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang
dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di
dalam hidup ini."
Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal
yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu
jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu
dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu
membimbing kita menurut kehendakNya.
Kualitas kedua, dalam
proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan
menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini
pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut
selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga
dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan
kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih
baik.
Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita
kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata
yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini,
bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada
jalan yang benar.
Kualitas keempat, bagian yang paling penting
dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di
dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari
hal-hal di dalam dirimu.
Kualitas kelima, adalah sebuah pensil
selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar
kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan.
Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.
Sabtu, 02 Maret 2013
menangis dalam batin
menangis ...
hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini jika aku menghadapi semua perlakuan, perbuatan dan sifat dia. menangis dalam batin lebih tepatnya. aku tak mungkin menangis secara nyata dengan mengeluarkan air mata bercucuran. hal itu tidak membuat dia simpati kepada ku. namun semakin menjadi jadi kepadaku.
kadang aku bingung apa yang terjadi. dia begitu keras kepala. namun aku masih mempertahankan dia sebagai pasanganku selama dua tahun terakhir ini. entah...
kabut cintanya telah menutup segalanya...
sehingga aku tak bisa lepas dari dirinya..
entah apa yang harus aku lakukan....
hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini jika aku menghadapi semua perlakuan, perbuatan dan sifat dia. menangis dalam batin lebih tepatnya. aku tak mungkin menangis secara nyata dengan mengeluarkan air mata bercucuran. hal itu tidak membuat dia simpati kepada ku. namun semakin menjadi jadi kepadaku.
kadang aku bingung apa yang terjadi. dia begitu keras kepala. namun aku masih mempertahankan dia sebagai pasanganku selama dua tahun terakhir ini. entah...
kabut cintanya telah menutup segalanya...
sehingga aku tak bisa lepas dari dirinya..
entah apa yang harus aku lakukan....
teringat masa lalu
tiba tiba teringat tentang masa lalu. yang entah bagaimana ceritanya bisa berakhir. kandas ditengah jalan begitu saja. disaat aku benar benar sayang dan cinta dia.
entah apa alasan yang saat itu terucap aku pun tak sadar dengan semua itu. aku hingga terbius dengan kata kata dia yang begitu membuai. dan ternyata semua itu pun hanya bualan belaka.
18 bulan berlalu begitu saja. terhapus dengan kata "pisah".
VIDI nama itu kadang buat aku marah dan menangis. namun terkadang juga membuat aku tertawa jika mengingat apa yang telah terjadi selama bersama dia...
kaulah belahan jiwaku
kaulah curahan hatiku
kaulah cahaya hidupku
kaulah segalanya
entah apa alasan yang saat itu terucap aku pun tak sadar dengan semua itu. aku hingga terbius dengan kata kata dia yang begitu membuai. dan ternyata semua itu pun hanya bualan belaka.
18 bulan berlalu begitu saja. terhapus dengan kata "pisah".
VIDI nama itu kadang buat aku marah dan menangis. namun terkadang juga membuat aku tertawa jika mengingat apa yang telah terjadi selama bersama dia...
kaulah belahan jiwaku
kaulah curahan hatiku
kaulah cahaya hidupku
kaulah segalanya
Langganan:
Komentar (Atom)

