Selasa, 05 Maret 2013
Sabtu, 02 Maret 2013
menangis dalam batin
menangis ...
hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini jika aku menghadapi semua perlakuan, perbuatan dan sifat dia. menangis dalam batin lebih tepatnya. aku tak mungkin menangis secara nyata dengan mengeluarkan air mata bercucuran. hal itu tidak membuat dia simpati kepada ku. namun semakin menjadi jadi kepadaku.
kadang aku bingung apa yang terjadi. dia begitu keras kepala. namun aku masih mempertahankan dia sebagai pasanganku selama dua tahun terakhir ini. entah...
kabut cintanya telah menutup segalanya...
sehingga aku tak bisa lepas dari dirinya..
entah apa yang harus aku lakukan....
hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini jika aku menghadapi semua perlakuan, perbuatan dan sifat dia. menangis dalam batin lebih tepatnya. aku tak mungkin menangis secara nyata dengan mengeluarkan air mata bercucuran. hal itu tidak membuat dia simpati kepada ku. namun semakin menjadi jadi kepadaku.
kadang aku bingung apa yang terjadi. dia begitu keras kepala. namun aku masih mempertahankan dia sebagai pasanganku selama dua tahun terakhir ini. entah...
kabut cintanya telah menutup segalanya...
sehingga aku tak bisa lepas dari dirinya..
entah apa yang harus aku lakukan....
teringat masa lalu
tiba tiba teringat tentang masa lalu. yang entah bagaimana ceritanya bisa berakhir. kandas ditengah jalan begitu saja. disaat aku benar benar sayang dan cinta dia.
entah apa alasan yang saat itu terucap aku pun tak sadar dengan semua itu. aku hingga terbius dengan kata kata dia yang begitu membuai. dan ternyata semua itu pun hanya bualan belaka.
18 bulan berlalu begitu saja. terhapus dengan kata "pisah".
VIDI nama itu kadang buat aku marah dan menangis. namun terkadang juga membuat aku tertawa jika mengingat apa yang telah terjadi selama bersama dia...
kaulah belahan jiwaku
kaulah curahan hatiku
kaulah cahaya hidupku
kaulah segalanya
entah apa alasan yang saat itu terucap aku pun tak sadar dengan semua itu. aku hingga terbius dengan kata kata dia yang begitu membuai. dan ternyata semua itu pun hanya bualan belaka.
18 bulan berlalu begitu saja. terhapus dengan kata "pisah".
VIDI nama itu kadang buat aku marah dan menangis. namun terkadang juga membuat aku tertawa jika mengingat apa yang telah terjadi selama bersama dia...
kaulah belahan jiwaku
kaulah curahan hatiku
kaulah cahaya hidupku
kaulah segalanya
Langganan:
Postingan (Atom)